Penilaian Keterampilan Akhir Oleh:G.Radya diandra 9F

1. Kelistrikan pada Sel Saraf:

Proses Kelistrikan pada Sel Saraf

Ketika neurotransmitter terlepas dari sel saraf yang lain, maka kelistrikan pada sel saraf yang mana impuls atau rangsangan akan lanjut pada sel saraf yang selanjutnya. Kemudian, neurotransmitter akan mengakibatkan muatan listrik positif Na+ untuk masuk ke sel saraf.

Sistem saraf adalah sistem organ yang berfungsi untuk mengendalikan seluruh aktivitas tubuh. Sistem saraf bekerja untuk menerima dan meneruskan rangsangan ke sistem saraf pusat yaitu otak dan sumsum tulang belakang yang nantinya akan memberikan respon untuk rangsangan tersebut

Mekanisme Penghantaran Impuls

Impuls adalah rangsangan yang merambat pada sel saraf dalam bentuk aliran listrik. Mekanisme penghantaran impuls melibatkan 3 tahap, yaitu:

1. Fase Polarisasi (Fase istirahat)

Pada fase ini, sel saraf/ neuron tidak menghantarkan impuls sehingga jalur ion Na+ dan K+ tertutup. Hal ini menyebabkan bagian luar sel bermuatan positif sedangkan bagian dalam sel bemuatan negatif.

2. Fase Depolarisasi

Pada fase ini, neuron menerima rangsangan berupa impuls. Impuls menyebabkan perubahan muatan listrik sesaat. Pada keadaan ini, saluran ion Na+ terbuka dan ion Na+ masuk kedalam sel sehingga bagian dalam sel yang mula-mula bermuatan negatif berubah menjadi positif dan bagian luar sel yang awalnya bermuatan positif berubah menjadi bermuatan negatif.

Depolarisasi pada suatu daerah pada sel saraf memicu depolarisasi pada daerah disebelahnya sehingga impuls dapat menjalar terus hingga mencapai sistem saraf pusat.

3. Fase Repolarisasi

Ketika impuls telah melewati suatu daerah pada sel saraf, saluran Na+ tertutup dan menjadi tidak aktif. Sementara itu, jalur ion K+ terbuka sehingga ion K+ keluar dan mengakibatkan bagian luar sel kembali bermuatan positif sedangkan bagian dalam sel bemuatan negatif.


Sumber:

2.Hewan-Hewan Penghasil Listrik:

1. Belut Listrik
Kita mungkin sering mendengar istilah belut listrik. Belut listrik sendiri termasuk ke dalam spesies Electrophorus. Sesuai dengan namanya, belut yang satu ini terkenal bisa menghasilkan listrik.
Populasi dari belut listrik sebagian besar terdapat di sungai Amazon dan Orinoco, Amerika Selatan. Bentuk dari belut listrik ini tidak mirip dengan belut biasanya melainkan lebih mirip dengan ikan.
Bentuk tubuhnya seperti silindris serta tidak memiliki sisik. Warna dari permukaan punggung adalah abu-abu cokelat dengan bagian bawah berwarna kuning.
Ciri yang paling menarik dari belut listrik adalah tiga pasang organ perut yang menghasilkan listrik. Ini dikenal sebagai organ utama, organ Sach, dan organ Hunter.
Listrik yang dihasilkan oleh belut ini digunakan untuk menyetrum mangsanya. Setelah belut mendeteksi mangsanya, otak mengirimkan sinyal melalui sistem saraf ke organ listrik.
Saluran ion dibuka yang memungkinkan aliran ion natrium menghasilkan pembalikan polaritas sesaat. Ini menghasilkan perbedaan potensial dan arus listrik yang tiba-tiba.


Sumber:https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6344477/5-hewan-penghasil-listrik-yang-bisa-ditemukan-di-air-ada-jenis-ikan-pari.

2. Lele Listrik
Lele listrik merupakan lele dari berasal dari keluarga Malapteruridae, yang memiliki dua genus dan 19 spesies. Banyak spesies dari keluarga ini bisa menghasilkan listrik hingga 350 volt, sesuai dengan namanya.
Keberadaan dari hewan penghasil listrik ini bisa ditemukan di sepanjang sungai Nil. Mereka memakan ikan lain, telur ikan, detritus, dan invertebrata dengan kebiasaan makan yang bervariasi menurut spesies.
Pada zaman Mesir Kuno, sengatan listrik yang menghasilkan ikan lele listrik digunakan untuk mengobati nyeri radang sendi. Untuk tujuan ini, hanya ikan berukuran kecil yang digunakan karena yang lebih besar menghasilkan kejutan yang menyakitkan.

Sumber: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6344477/5-hewan-penghasil-listrik-yang-bisa-ditemukan-di-air-ada-jenis-ikan-pari.

3. Northern Stargazer
Northern Stargazer termasuk ke dalam jenis ikan juga. Keberadaannya bisa ditemukan di pantai Timur Amerika Serikat.
Tubuh Northern Stargazer berwarna coklat kehitaman serta memiliki bintik-bintik putih di leher dan punggung. Sengatan listrik yang dihasilkan oleh ikan ini digunakan dalam berburu mangsa dan membela diri

Sumber:https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6344477/5-hewan-penghasil-listrik-yang-bisa-ditemukan-di-air-ada-jenis-ikan-pari.

4. Ikan Belalai Gajah (Black Ghost Knifefish)

Black ghost knifefish adalah ikan yang memiliki organ listrik dan kemampuan elektrogenik untuk mencari larva serangga sebagai makanannya.
Keberadaan ikan mendiami habitat air tawar perairan tropis di Amerika Selatan termasuk cekungan Amazon. Ikan ini dinamai demikian karena warnanya yang serba hitam kecuali api putih di hidung dan dua cincin putih di ekor.



5. Electric Rays(Ikan Pari Listrik
Sebagai hewan penghasil listrik, Electric Rays mampu menghasilkan listrik sebesar 8 hingga 220 volt. Ciri yang paling membedakan dari ikan ini adalah kemampuannya untuk menghasilkan pelepasan listrik yang digunakan untuk menyetrum mangsanya atau sebagai mekanisme pertahanan.
Electric Rays merupakan salah satu jenis ikan pari. Ikan pari ini bergerak bergerak lambat dan vertebrata. Mereka menggunakan listrik yang dihasilkan oleh tubuhnya untuk menyetrum dan menangkap mangsanya.
Sejauh ini mungkin terdapat pertanyaan, bagaimana bisa hewan penghasil listrik tersebut tidak tersengat energi listrik yang mereka keluarkan sendiri?
Meskipun para ilmuwan belum begitu yakin alasan dari hal tersebut bisa terjadi, tapi mereka menyatakan bahwa arus listrik yang cepat keluar dari tubuh mereka membuat sengatan tidak terjadi.
Kemungkinan lain pun adalah organ listrik milik ikan-ikan tersebut berjauhan dengan organ lainnya dan di sekitar organ tersebut terdapat protein yang berperan sebagai isolator



3.Penggunaan Listrik Statis dalam Teknologi

1. Pengendap Elektrostatis pada Cerobong Asap

Pengendap elektrostatis berfungsi untuk membersihkan gas buang yang keluar melewati cerobong asap. 

Hal ini dilakukan agar cerobong asap tidak mengandung partikel-partikel kotor yang mencemari udara.

Komponen utama yang ada pada alat ini berupa kawat yang bermuatan negatif dan juga pelat logam yang bermuatan positif, ya. 


Sumber:https://adjar.grid.id/read/542924880/contoh-contoh-penggunaan-listrik-statis-dalam-bidang-teknologi?page=all

2.Penerapan konsep listrik statis pada pengecatan mobil.


Pada saat cat disemprot, butiran halus cat akan memiliki muatan karena bergesekan dengan udara. Permukaan mobil yang akan dicat, diberi muatan yang berlawanan dengan muatan butir-butir cat agar butiran cat dapat tertarik ke permukaan mobil.
Cara ini sangatlah efektif diterapkan pada permukaan yang tidak rata seperti pada mobil. Hal ini terjadi karena butir cat menempel dengan mengikuti medan listrik yang ada. Akibatnya, butir-butir cat yang akan menutupi semua permukaan mobil yang mungkin tersembunyi dari semprotan cat


Sumber:https://adjar.grid.id/read/542924880/contoh-contoh-penggunaan-listrik-statis-dalam-bidang-teknologi?page=all

3.Mesin fotokopi menerapkan konsep listrik statis . Komponen utama pada mesin fotokopi yang menerapkan listrik statis. Cara kerja mesin fotokopi : Cahaya memindai seluruh dokumen, sinar akan dipantulkan dari lensa ke arah drum.

Sumber:https://adjar.grid.id/read/542924880/contoh-contoh-penggunaan-listrik-statis-dalam-bidang-teknologi?page=all


Komentar